Selasa, 08 September 2015

Penomoran Benang

Penomoran Benang

Sistem Penomoran Bobot Tetap dan Panjang Tetap
Semua sistem penomoran yang digunakan untuk mengindikasikan ukuran benang adalah sistem ‘bobot tetap’ atau ‘panjang tetap’
Sistem Bobot Tetap
Sistem Panjang Tetap
Dalam sistem ini, bobot unit ditetapkan dan panjangnya diukur.
Dalam sistem ini, panjang unit ditetapkan dan bobotnya diukur.
Sistem dalam bobot tetap:
·         English Count (Ne) / Sistem Ukur Inggris = Jumlah gulungan 840 yard/lb
·         Metric Count (Nm) / Sistem Ukur Metrik = Jumlah gulungan 1000 meter/kg
Sistem dalam panjang tetap:
·         Denier = Bobot dalam gram untuk 9,000 meter
·         Tex = Bobot dalam gram untuk 1,000 meter
·         Decitex = Bobot dalam gram untuk 10,000 meter
Contoh:
·         Ne 1 – Dalam satu pon bobot benang, terdapat 840 yard panjang benang
·         Ne 5 – Dalam satu pon bobot benang, terdapat 4200 (840x5) yard panjang benang.
Contoh:
·         Tex 40 – Panjang 1,000 meter untuk 40 Gram bobot
·         Tex 100 – Panjang 1,000 meter untuk 100 Gram bobot
Dalam sistem bobot tetap, benang menjadi lebih halus jika nomor sistem ukur meningkat.
Dalam sistem panjang tetap, benang menjadi lebih kasar / berat jika nomor sistem ukur meningkat.
Pada umumnya, Sistem Ukur Metrik digunakan untuk mendeskripsikan benang sintetis, spun dan corespun sedangkan Sistem Ukur Inggris digunakan untuk menspesifikasi benang katun. Benang filamen biasanya diekspresikan dengan Decitex atau Denier.  
Ukuran Benang Hasil
Jika lebih dari satu helai benang dijalin, penting untuk mengetahui ukuran hasilnya dengan mempertimbangkan semua helai yang ada. 
Dalam sistem bobot tetap: Ukuran hasil = Ukuran benang individual / Jumlah helai
Dalam sistem panjang tetap: Ukuran hasil = Ukuran benang individual x Jumlah helai
Ukuran hasil tertentu dapat dicapai dengan jumlah helai berapa pun.  
Konversi Sistem Ukur 
Dengan menggunakan tabel di bawah ini Anda dapat melakukan konversi sederhana dari satu sistem ke sistem lainnya. 
System
Tex
dTex
Den
Nm
Nec
Tex
-
dTex⁄10
Den⁄9
1000⁄Nm
590.54⁄Nec
dTex
Tex × 10
-
Den⁄0.9
10000⁄Nm
5905.4⁄Nec
Den
Tex × 9
dTex × 0.9
-
9000⁄Nm
5314.9⁄Nec
Nm
1000⁄Tex
10000⁄dTex
9000⁄Den
-
Nec × 1.6934
Nec
590.54⁄Tex
5905.4⁄dTex
5314.9⁄Den
Nm × 0.5905
-
Penomoran Tiket 
Penomoran tiket adalah sistem penomoran komersial. Nomor tiket adalah nomor referensi produsen untuk ukuran sebuah benang tertentu.
Sistem Ukur Metrik, Sistem Ukur Katun dan Denier menggunakan sistem penomoran tiket untuk memberi perkiraan yang mudah akan ukuran spesifik benang yang dihasilkan.
Nomor tiket dalam satu jenis benang tidak akan sama dengan yang lainnya. Sebagai contohnya, Katun Tiket 40 tidak sama dengan Corespun Tiket 40.
Nomor tiket menyerupai sistem bobot tetap. 
Nomor tiket mewakili:
·         Semakin tinggi nomor tiket, semakin halus benangnya.
·         Semakin rendah nomor tiket, semakin tebal benangnya.
Mengonversikan ukuran untuk produk sintetis
Mencari Nomor Tiket  
Tex
dTex x Helai
(Jika 2-helai)
dTex x Helai
(Jika 3-helai)
Total Decitex
(dTex)
No. Tiket
Penghitungan untuk
No. Tiket
40
200 × 2
133 × 3
dTex 400
75
(1000⁄40 × 3)
60
300 × 2
200 × 3
dTex 600
50
(1000⁄60 × 3)
80
400 × 2
267 × 3
dTex 800
38
(1000⁄80 × 3)
100
500 × 2
333 × 3
dTex 1000
30
(1000⁄100 × 3)
Catatan :
·         Untuk mengonversi Nomor Tex mana pun menjadi Nomor Tiket yaitu: bagi 1,000 dengan nomor Tex dan kali 3. 
·         Untuk mendapatkan Tex nomor Tiket tertentu, silakan hubungi kantor Coats terdekat Anda.
Benang katun jarang dipakai sekarang ini, jadi nomor tiket untuk benang katun tidak akan dibahas di sini.  
Mengomunikasikan Ukuran Benang dengan Nomor Tiket 
Dalam industri benang, negara-negara yang berbeda menggunakan nomor tiket yang berbeda. Mengetahui konvensi nomor tiket yang berbeda untuk ukuran benang tertentu dan ukuran Tex terkait dapat membantu Anda memilih benang. Nomor tiket tiga benang Coats yang berbeda dispesifikasikan dengan sistem pertiketan yang berbeda dalam tabel berikut ini.  
Sistem pertiketan yang berbeda – Corespun Katun / Poliester (Coats Dual Duty)
Tex
Tkt Nos di
AS/Kanada
Tkt Nos di
Inggris
No Tkt
Metrik
Far East
Sistem Ukur HK
Sistem Ukur Katun
21
-
180
M 180
M 150
-
60⁄2
24
XF 100
120
M 120
M 140
XF 100
46⁄2
40
M 50
75
M 75
M 75
M 50
28⁄2
60
T 60
50
M 50
M 50
H 30
18⁄2
80
T 80H
36
M 40
M 36
H 20
15⁄2
105
T 100
27
M 30
-
-
12⁄2
120
XH 16
25
M 25
M 24
XH 16
15⁄3
135
XH 16
22
M 22
M 22
XH 16
12⁄3
150
XXH 12
18
M 18
-
XXH 12
15⁄4
180
-
15
M 15
-
-
10⁄3
Sistem Pertiketan yang Berbeda – Corespun Poliester (Coats Epic)
Tex
Tkt Nos di
AS/Kanada
Tkt Nos di
Inggris
No Tkt
Metrik
Far East
Sistem Ukur HK
Sistem Ukur Katun
18
XXF140
180
M 180
180
180
59⁄2
21
-
140
M 140
140
140
50⁄2
24
XF 100
120
M 120
120
120
45⁄2
30
MF 70
100
M 100
-
-
35⁄2
40
M 50
75
M 75
75
75
29⁄2
50
H 30
-
M 60
-
-
20⁄2
60
T 60
50
M 50
50
50
18⁄2, 29⁄3
80
T 80H
36
M 40
36
-
15⁄2
105
T 100
27
M 25
25
25
12⁄2
120
T 120
25
M 25
24
24
15⁄3
Sistem Pertiketan yang Berbeda – Poliester Staple Spun (Coats Astra)
Tex
Tkt Nos di
AS/Kanada
Tkt Nos di
Inggris
No Tkt
Metrik
Far East
Sistem Ukur HK
Sistem Ukur Katun
18
-
180
-
180
602
60⁄2
21
100⁄2
-
M 180
140
-
53⁄2
21
140
M 180
140
-
803
80⁄3
24
-
-
-
140
502
50⁄2
27
70⁄2
120
100
-
-
43⁄2
30
50⁄3
-
M 110
120
402
40⁄2
30
-
120
M 110
120
603
60⁄3
40
50⁄2
-
M 75
-
-
29⁄2
45
40⁄3
75
-
75
403
40⁄3
60
30⁄3
50
M 50
50
604
29⁄3
70
24⁄3
-
-
-
-
24⁄3
80
20⁄3
36
-
36
606/203
60⁄6, 20⁄3
105
16⁄3
30
M 30
30
-
16⁄3
120
-
-
-
25
204
20⁄4
150
-
20
-
20
T 22
12⁄3